Mengingat itu merupakan kegiatan partai, pengadaan minyak goreng tersebut dilakukan secara swadaya. Artinya, pengurus partai dan Caleg PAN yang membelinya kepada distributor. Lalu, dibagikan kepada masyarakat secara gratis.
"Mestinya, kegiatan seperti ini diapresiasi. Niatnya kan membantu masyarakat. Sekaligus menunjukkan kalau pemerintah mampu menurunkan harga minyak goreng. Sementara kita tahu bahwa persoalan minyak goreng telah banyak menyusahkan masyarakat, terutama ibu-ibu,†kata Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya, Rabu (13/7).
Kehadiran Mendag Zulhas dalam kegiatan itu, kata Saleh, adalah dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN). Sebagai Ketua Umum, tentu memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan apa yang dikerjakan untuk masyarakat. Dalam hal ini, Zulhas diberi waktu yang sangat singkat oleh Presiden untuk menangani Minyak Goreng. Poin itulah yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
"Ada kesempatan baik bertemu dengan masyarakat. Disampaikanlah soal penurunan harga minyak goreng. Tentu tidak salah, jika pada saat yang sama beliau meminta agar memilih caleg PAN. Dengan begitu, ada kesinambungan program dan perjuangan bagi kepentingan masyarakat,†kata Saleh.
“Jangan malah disalahtafsirkan. Saya melihat, di medsos malah ada yang memahaminya dari sudut yang tidak tepat. Tapi kami percaya, bahwa masyarakat luas mengerti betul apa pesan, semangat, dan tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan,†imbuhnya menegaskan.
Atas dasar itu, Saleh mengimbau kepada masyarakat, siapa pun orangnya, apa pun partainya, boleh juga membeli minyakita sebanyak-banyaknya besutan Mendag era Zulhas.
“Kita mendorong dan mengapresiasi. Apalagi, minyakita yang dibeli tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Silahkan menghubungi distributor. Kalau itu dilakukan, maka akan ada perlombaan melakukan kebaikan. Semangat yang ditekankan 'Berlomba-lombalah dalam melakukan kebaikan',†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: