Seusai memberi paparan seminar, Erick memberi kesempatan mahasiswa bertanya. Salah satunya bernama Tiara Janawa, yang mengawali pertanyaan dengan panjut pujian bagi Erick Thohir.
"Ke Madiun beli pecel, di jalan ketemu pendekar. Pak Erick Thohir jadi role model, berkat beliau kasus korupsi berhasil dibongkar," ujar Tiara kepada Erick di Graha Samiarto Laksono, Universitas Merdeka Madiun, Jawa Timur, Minggu (6/2).
Adapun pertanyaan Tiara, dia mempertanyakan kontribusi Kementerian BUMN dalam membangun visi generasi emas Indonesia. Termasuk juga, sejumlah kebijakan Erick seperti menunjuk kalangan muda menjabat posisi strategis BUMN, membuka program magang, hingga memberikan beasiswa pendidikan.
Menjawab pertanyaan itu, Erick menjelaskan, keuntungan BUMN di 2020 hanya Rp 13 triliun. Namun, setelah bertansformasi, di 2021 lalu BUMN meraup keuntungan hingga Rp 60 triliun.
"Itu meningkat ratusan persen. Dan tentu keuntungan ini diberikan kepada pemerintah sebagai program yang selama ini membantu Covid-19. Vaksin gratis, listrik 450 watt gratis, itu karena pendanaan yang didapatkan dari pemerintah tidak hanya berdasarkan pajak, tetapi deviden BUMN," kata Erick.
Soal pantun Tiara, memang bukan isapan jempol belaka. Erick memang telah membongkar sejumlah kasus besar yang ada di lingkungan perusahaan pelat merah. Terbaru, Erick melaporkan dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia (Persero) ke Kejaksaan Agung RI.
Bahkan, langkah Erick ini pun mendapat pujian dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Selain Garuda Indonesia yang dilaporkan, kata Burhanuddin, Erick juga telah membantu pihaknya membongkar kasus mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri (Persero).
BERITA TERKAIT: