PCNU Kabupaten Bogor belum pasti akan berada di belakang KH Said Aqil Siraj atau KH Yahya Cholil Staquf.
Saat ini, memang ada dua nama calon yang bakal maju di pemilihan Muktamar ke-34 NU di Lampung. Yaitu KH. Said Aqil Siradj sebagai petahana, dan KH Yahya Cholil Staquf dari Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
"Tentunya kami dari PCNU Kabupaten Bogor tidak akan dulu berbicara sikap politiknya ke mana, karena baik Buya Said maupun Gus Yahya itu merupakan kader-kader terbaik NU," terang Ketua PCNU Kabupaten Bogor, KH Aim Zaimuddin, kepada
Kantor Berita Politik RMOLJabar, Kamis (9/12).
Bagi Gus Aim, sapaan akrabnya, Muktamar NU hanya rutinitas organisasi agenda lima tahunan. Kaitan dengan kepemimpinan di PBNU, siapapun yang terpilih itu merupakan hasil kesepakatan dari Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang, sehingga harus disupport.
"Jadi siapapun yang terpilih menjadi pucuk pimpinan di PBNU, tentunya kami sebagai Pengurus Cabang akan mensupport," ucapnya.
Kendati belum menentukan sikap, Gus Aim menuturkan, PCNU Kabupaten Bogor tetap akan mengadakan konsolidasi internal satu hingga dua hari menjelang pelaksanaan Muktamar NU.
"Meskipun untuk saat ini belum tentukan sikap politiknya, akan tetapi kami perlu mengadakan konsolidasi internal guna menyolidkan pengurus. InsyaAllah satu sampai dua hari menjelang pelaksanaan Mukhtamar NU," tuturnya.
Gus Aim berharap, Muktamar NU nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis. Terutama dalam penguatan ekonomi, kesehatan umat dan pendidikan umat, khususnya pendidikan yang berbasis keagamaan di pesantren.
"Bukan hanya soal urusan politik siapa yang terpilih menjadi pucuk pimpinan di PBNU, yang terpenting bagi kami adalah bagaimana di Mukhtamar nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis guna kepentingan umat bersama," tandas Gus Aim.
BERITA TERKAIT: