Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, hasil survei merupakan potret keinginan masyarakat yang masih bersifat situasional.
Oleh karena itu, Partai Gerindra masih menimbang berbagai kondisi politik aktual dan pada waktunya nanti akan bersikap.
"Tentu saja keputusan politik akan kita ambil pada waktu yang tepat pada suasana yang benar," kata Muzani kepada wartawan di Kantor DPP Partai Gerindra, Jalan Raya Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu siang (1/12).
Menurut Muzani, keputusan Partai Gerindra memilih akan bersikap di waktu yang tepat antara lain untuk memprediksi segala kemungkinan agar menghasilkan keputusan yang tepat.
"Untuk bisa tepat maka survei adalah salah satu indikator atau salah satu cara. Banyak lembaga survei, bukan hanya satu, kira-kira seperti itu," demikian Muzani.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei dan Analisa Kebijakan Publik (Lanskap) Mochammad Thoha mengatakan, tingginya elektabilitas Prabowo Subianto karena rekam jejaknya maju di tiga seri Pilpres.
"Ada sebesar 23,0 persen publik yang memilihnya. Mengingat sosok Prabowo yang telah berkompetisi tiga kali dalam kepemimpinan nasional," ujar Mochammad Thoha dalam keterangannya, Selasa (30/11).
Dalam simulasi yang dilakukan Lanskap pasangan Prabowo dengan Ketua DPR RI Puan Maharani memiliki tingkat keterpilihan tertinggi yakni di 67,7 persen.
BERITA TERKAIT: