"Di Kota Bandung kita ada tiga kursi sekarang. Kita pasang target satu dapil dapat dua, minimal satu dapil satu kursi," kata Ketua DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosafat saat dihubungi
Kantor Berita RMOLJabar, Senin (29/11).
Untuk menunjang target tersebut, PSI akan membuka rekruitmen kepada masyarakat yang ingin bergabung. Menurutnya, dipastikan tidak akan ada mahar bagi masyarakat yang ingin bergabung ke PSI.
"Kita mau rekruitmen anggota secara terbuka, jadi tiap orang terbuka tanpa mahar, orang bisa membuktikan kalau dia layak. Kita mau cari orang-orang terbaik untuk maju berkompetisi 2024," ungkapnya.
Yoel menuturkan, potensi kantung suara dari kalangan pemilih pemula (milenial) akan menjadi salah satu prioritas. Sehingga, PSI Kota Bandung terus berupaya untuk menjaring kalangan milenial untuk bergabung ke PSI.
Apalagi, lanjut dia, milenial di Kota Bandung memiliki kualitas yang mumpuni.
"Angka pasar milenial besar banget, strategi kita adalah aktif bersama mereka lebih sering. Kita libatkan mereka dalam pengambilan keputusan. Kalau sekarang kita adakan magang, lalu diskusi penyelesaian masalah kota Bandung," tuturnya.
"Bandung potensinya besar, anak-anaknya pintar, urbannya juga kreatif," tambahnya.
Di sisi lain, lanjut Yoel, pihaknya saat ini belum berkonsentrasi pada bursa calon Walikota Bandung.
"Secara resmi kita belum ada, tapi secara internal ada beberapa orang yang kita diskusikan. Yang pasti kita ingin cari walikota yang punya inovasi, hal-hal nyata untuk perubahan," tandasnya.
BERITA TERKAIT: