Luqman mengatakan bahwa dalam proses seleksi sebelumnya, para pendaftar memang akan mengirimkan berkas jelang akhir penutupan.
Dikatakan Luqman, saat menerima penjelasan Timsel ia memahami bahwa Tim Seleksi sudah menjalankan tugas sesuai aturan yang ada.
Meski demikian, ia meminta agar Tim Seleksi lebih gencar melakukan sosialisasi tentang informasi pembukaan calon anggota Komisioner KPU dan Bawaslu RI periode 2022-2027.
Ia pun menyarankan, Tim seleksi lebih gencar melakukan komunikasi ke beberapa organisasi masyarakat, perguruan tinggi dan para pegiat pemilu.
"Tim seleksi perlu lebih gencar lagi sosialisasi menjangkau banyak kalangan, mulai Ormas seperti NU dan Muhammadiyah, kampus-kampus dan pegiat demokrasi. Ini penting agar menjangkau seluruh masyarakat," demikian kata Luqman saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (2/11).
Saat rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Periode 2022-2027, Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa pendaftar calon anggota KPU dan Bawaslu RI periode 2022-2027 masih minim.
Berdasarkan data terakhir pada Senin (1/11) pukul 20.30 WIB, tercatat total pendaftar calon anggota KPU sebanyak 38 orang yang terdiri dari 31 laki-laki dan 7 perempuan.
BERITA TERKAIT: