Airlangga Anggap Perkembangan Teknologi Ibarat Dua Sisi Mata Uang, Bisa Untung Bisa Rugi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 10 Agustus 2021, 14:49 WIB
Airlangga Anggap Perkembangan Teknologi Ibarat Dua Sisi Mata Uang, Bisa Untung Bisa Rugi
Pidato Kebangsaan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam peringatan 50 tahun CSIS Indonesia/Repro
rmol news logo Bangsa Indonesia membutuhkan transformasi untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi semakin cepat di masa kekinian.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat pidato kebangsaan dalam rangka perayaan 50 tahun CSIS Indonesia secara virtual, Selasa (10/8).

Airlangga mengatakan, untuk percepatan transformasi itu, Partai Golkar mendorong peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari.

"Partai Golkar mendorong bagi pemanfaatan teknologi informasi yang kini menjadi bagian dari kehidupan kita. Kami menjadi bagian yang mendorong konsep 'Making Indonesia 4.0'," kata Airlangga.

Dalam perkembangan teknologi itu juga, digitalisasi dan penggunaan big data menjadi bagian dari keniscayaan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama bidang ekonomi.

Meski begitu, lanjut Menko Perekonomian RI ini, harus diakui bahwa perkembangan teknologi ibarat dua sisi mata uang.

"Di satu sisi, perkembangan teknologi berkontribusi terhadap penghilangan lapangan pekerjaan selama dua abad terakhir. Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi juga menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor," jelasnya.

Oleh karenanya, perkembangan teknologi harus dijalani sebagai kunci transformasi di semua sektor ekonomi yang akan terjadi.

"Yang mengakibatkan penurunan biaya dan peningkatan efisiensi serta menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan menjadi peluang untuk pertumbuhan ekonomi," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA