Koordinator Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki mengimbau kepada masyarakat, khususnya kaum milenial, untuk benar-benar menaati aturan yang sudah ditetapkan dan berlaku selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini.
"Bangsa Indonesia adalah masyarakat yang cerdas. Sebagai masyarakat yang cerdas, kita harus taat demi kebaikan bersama," ujarnya kepada wartawan, Senin (5/7).
Menurutnya, hanya dengan ketaatan dan kepatuhan bersama pada pemerintah, Indonesia akan bebas Covid-19.
Baginya terbebas dari pandemi merupakan sebuah keniscayaan. Apalagi ada contoh nyata dari Eropa yang berhasil menggelar Piala Eropa 2020 dengan stadion dihadiri penonton.
Itu terwujud karena masyarakat taat dan patuh terhadap protokol kesehatan, serta berbagai macam kebijakan dan aturan dari pemerintah.
“Jadi mari hindari kumpul-kumpul, aksi demontrasi, dan hal lainnya. Hindari kerumunan, sayangi keluarga. Mari kita putus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara taat dengan anjuran pemerintah. Dengan kita taat prokes, kita sudah membantu nakes, Polri, TNI, dan kelompok lain yang bertugas," tuturnya.
Di satu sisi, PMI mengajak masyarakat untuk mendukung program percepatan vaksinasi agar tercapai
herd immunity. Adhiya menekankan agar masyarakat jangan sampai termakan hoax soal bahaya vaksin.