Penuh Kehati-hatian, Dewan Kehormatan Dan Mahkamah Partai Masih Dalami Kader Pengkudeta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 09 Februari 2021, 17:33 WIB
Penuh Kehati-hatian, Dewan Kehormatan Dan Mahkamah Partai Masih Dalami Kader Pengkudeta
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Net
rmol news logo DPP Partai Demokrat melalui Dewan Kehormatan dan Mahkamah Partai sedang melakukan proses pendalaman terhadap kader yang terlibat bersama pihak eksternal dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat.

"Mekanisme internal ini kami lakukan berdasarkan AD/ART," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Selasa (9/2).

Menurutnya, ada tahapan-tahapan yang mesti dilalui. "Dan kami akan melaluinya semuanya karena kami taat azas dan penuh dengan kehati-hatian," ucap Herzaky.

Adapun keterlibatan pihak eksternal, lanjut Herzaky, terus mengerucut kepada salah satu pejabat penting pemerintahan yang secara fungsional dekat dengan Presiden Joko Widodo, dan mantan kader yang dulu dipecat karena kasus korupsi.

"Kami juga masih mendalami terus gerak-gerik pihak eksternal, termasuk kemungkinan bertambahnya pelaku dari pihak eksternal. Sementara, semua masih dalam proses penyelidikan. Belum bisa kami informasikan dulu kepada publik," tutupnya.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya menyebutkan, ada lima orang yang menggalang kudeta pimpinan Demokrat.

Yaitu, 1 kader aktif, 1 kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, 1 mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, 1 mantan kader yang telah keluar dari partai 3 tahun yang lalu, dan 1 nonkader partai yang menjabat di pemerintahan.

Belakangan tersebar enam nama, Moeldoko, Johny Alen Marbun, Muhammad Nazaruddin, Marzuki Alie, dan Max Sopacua. Dari lima nama itu, beberapa orang sudah membantah dan menolak keras dituding melakukan kudate terhadap AHY. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA