"Saya Subur Budhisantoso, ketua umum pertama Partai Demokrat menegaskan bahwa saya tidak pernah dihubungi dan tidak tahu-menahu mengenai acara Forum Pendiri dan Senior Partai Demokrat," kata Subur dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/1).
Ia pun membantah klaim sepihak kelompok tersebut yang mengatakan dirinya merupakan bagian dari empat faksi pendukung Moeldoko serta menolak kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Secara pribadi dan sebagai Senior Partai, saya mendukung penuh kepengurusan DPP Partai Demokrat Periode 2020-2025 yang dipimpin oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono berdasarkan keputusan Kongres Partai 15 Maret 2020," tegasnya.
Di sisi lain, sebagai pendiri dan senior partai, ia mengimbau kepada senior lain untuk tidak mengganggu keutuhan partai yang kini dipimpin putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.
"Mari kita dukung adik-adik kita membesarkan Partai Demokrat. Saya setuju dengan pernyataan Ketum AHY kemarin, jangan mau kita dipecah-belah oleh segelintir oknum eksternal," lanjutnya.
"Semoga kebenaran segera terungkap dan Partai Demokrat tetap solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum AHY," demikian Subur.
Pernyataan Subur tersebut pun sekaligus membantah klaim senior Partai Demokrat, Yus Sudarso bahwa ada empat faksi di Demokrat yang menginginkan adanya kongres luar biasa dan memilih Moeldoko menjadi ketum partai.
Yus Sudarso mengurai, empat faksi tersebut yakni faksi pendiri sekaligus faksi dari ketua umum pertama Subur Budi Santoso. Kedua, faksi ketua umum Partai Demokrat hasil kongres tahun 2005 di Bali, Hadi Utomo-Marzuki Ali. Ketiga, faksi dari hasil dari kongres di Bandung tahun 2010 Anas Urbaningrum dan ke empat faksi Marzuki Ali.
BERITA TERKAIT: