Diduga Palsukan Data Tingkat Pendidikan, Rahayu Saraswati: Terima Kasih Telah Berprasangka Baik Saya Lulusan S2

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/agus-dwi-1'>AGUS DWI</a>
LAPORAN: AGUS DWI
  • Senin, 02 November 2020, 17:48 WIB
Diduga Palsukan Data Tingkat Pendidikan, Rahayu Saraswati: Terima Kasih Telah Berprasangka Baik Saya Lulusan S2
Calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat memenuhi panggilan dari Sentra Gakkumdu Tangsel, Senin (2/11)/RMOLBanten
rmol news logo Dilaporkan ke Sentra Gakkumdu Tangsel karena diduga telah memalsukan data tingkat pendidikan, tak membuat Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kecewa. Dia justru berterimakasih telah 'didoakan' jadi lulusan S2.

Saat memenuhi panggilan dari Sentra Gakkumdu Tangsel, Senin (2/11),
calon Wakil Walikota Tangsel nomor urut 1 itu langsung mengklarifikasi jika dirinya hanya tamatan SMA di Swiss.

"Saya tidak pernah ngaku lulusan S2. Saya pernah kuliah di Universitas Virginia AS, 2 tahun (2003-2005) tapi tidak selesai. Kemudian sekolah di International School of Screen Acting di London (2006-2007). Ini riwayat lengkap pendidikan saya, tapi ijazah terakhir saya SMA di Swiss, itu yang saya daftarkan ke KPUD Tangsel," terang Saraswati melalui keterangan tertulisnya, Senin (2/11).

Mendapat laporan karena dirinya merupakan lulusan S2, Saraswati justru berterima kasih kepada pelapor yang sudah 'mendoakannya' mendapat predikat lulusan S2.

"Saya berterima kasih kepada pengadu yang berprasangka baik saya lulusan S2, tapi saya tidak pernah mengaku atau menulis di CV saya seperti itu. Silakan cek biodata yang saya serahkan ke KPUD Tangsel," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Saraswati mengaku saat ini dirinya sedang melanjutkan studi S1 di Purdue University Global, Indianapolis, Amerika Serikat.

"Saat ini saya sedang melanjutkan studi S1 di Purdue University Global sejak tahun lalu, waktu saya masih anggota DPR RI. Saya juga ibu 2 anak, tapi bagi saya belajar itu sepanjang hayat," tutur keponakan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

"Memegang ijazah SMA, bagi saya belum cukup, saya tetap kuliah di Purdue University Global AS, GPA atau Indeks Prestasi saya 4.0, tinggal skripsi. Semestinya selesai November 2020. Tapi karena saya mengikuti Pilkada, jadi ditunda Februari tahun depan," demikian Saraswati. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA