Terkait anggapan tersebut, anggota fraksi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily, menyikapinya dengan bijak. Dia tidak mau berprasangka buruk.
“Saya tidak mau menuduh, tapi seharusnya situasi seperti sekarang ini, apalagi di era pandemi Covid-19, harus dimanfaatkan momentumnya untuk memperbaiki berbagai persoalan yang kita hadapi, yaitu tadi soal regulasi,†kata Ace kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/10).
Wasekjen Partai Golkar ini meminta para buruh yang keberatan dengan lahirnya Omnibus Law UU Cipta Kerja untuk mempelajarinya dengan seksama sebelum melakukan demonstrasi.
“Yang kedua tentu untuk masyarakat, kalau ingin menyampaikan keberatan itu hak mereka. Tapi tolong sekali lagi, (UU Ciptaker) dipahami, diteliti secara seksama, dipelajari secara seksama. Jangan sampai terpengaruh berbagai macam informasi di medsos yang tidak akurat,†katanya.
Disinggung mengenai banyaknya buzzer yang bermain untuk memantik emosi para buruh untuk melakukan aksi unjuk rasa hari ini, Ace mempertanyakan maksud dan tujuan mereka yang sesungguhnya dibalik itu.
“Artinya mereka juga tidak jujur, dengan informasi yang sesungguhnya. Kalau mereka menyampaikan informasi yang tidak akurat, pertanyaannya kan ada sesuatu yang perlu dipertanyakan. Maksud politik apa menebarkan isu-isu yang memang tidak tepat itu,†tandasnya.
BERITA TERKAIT: