Dengan kondisi yang demikian, memasuki masa penyusunan
Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2021, anggota Komisi B DPRD DKI, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ), menekankan soal penghematan.
“Ada beberapa hal yang bisa dipangkas dulu, seperti anggaran peringatan hari besar dan hari raya, seragam-seragam, seminar, dan honor-honor perjalanan, itu bisa potong dulu,†ujarnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/10).
Selama ini MTZ mengakui, anggaran menjadi boros lantaran banyaknya peringatan hari-hari besar nasional atau kegiatan-kegiatan lain yang lolos dalam pembahasan.
“Tapi di masa pandemi begini, setidak-tidaknya anggaran harus ketat. Jangan sampai lolos terlalu besar yang begitu,†tegas politikus PKS itu.
Dirinya berharap anggaran dari RAPBD 2021 lebih banyak keluar di sektor-sektor yang langsung berhubungan dengan rakyat, misalnya UMKM.
"Sebab UMKM adalah pihak yang paling kena dampak dari anjloknya perekonomian Jakarta akibat Covid-19. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bersama,†pungkas MTZ.
BERITA TERKAIT: