Tancap Gas, Partai Gelora Targetkan Rekrut 10 Juta Pemilih

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Minggu, 19 Juli 2020, 23:51 WIB
Tancap Gas, Partai Gelora Targetkan Rekrut 10 Juta Pemilih
Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, bersama Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah, Ketua DPP Deddy Mizwar/Net
rmol news logo Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) langsung tancap gas untuk merekrut pemilih sebanyak mungkin. Setidaknya, partai pimpinan Anis Matta ini menargetkan merekrut 10 juta pemilih hingga 2023 mendatang.

"Kita akan melakukan rekrutmen anggota secara masif dan terbuka hingga April 2023 dan mencatatkan 10 juta anggota di tingkat provinsi, kabupaten/kota," kata Sekretaris Jenderal Partai Gelora, Mahfuz Sidik dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7).

Setelah disahkan pada 2 Mei lalu, Partai Gelora kini memasuki tahapan pengembangan struktur organisasi, yakni memenuhi struktur dari tingkat provinsi (DPW), daerah (DPD), hingga kecamatan (DPC).

"Sekarang kami memiliki 30 pengurus DPD, 2836 tingkat DPC dan 130 kantor perwakilan luar negeri. Tersisa sekitar 40 persen, 60 persennya sudah selesai. Kita tuntaskan hingga Desember 2020, sehingga pengurus di tingkat semua eksis terbentuk," sambungnya.

Mahfuz berharap seluruh DPW bisa memaksimalkan waktu selama tiga tahun ke depan, sebelum pelaksanaan Pemilu 2024 untuk merekrut 10 juta anggota, serta menuntaskan kepengurusan di tingkat kecamatan.

"Target ini tidak sederhana dan berat, tetapi banyak hal berat sudah kita lalui. Dan dengan kesungguhan, kerjasama dan tentu saja ditambah doa. Dua target ini bisa tercapai dan akan mempengaruhi semakin tingginya penerimaan terhadap Partai Gelora," katanya.

Ada tiga hal yang akan dimaksimalkan Partai Gelora dalam mewujudkan target tersebut, yakni awareness, knowledge dan terbangunnya product preference.

"Partai Gelora menerima banyak politisi yang berdatangan dalam dua bulan terakhir. Mereka punya ‘rumah’ (partai) yang dijalani, terikat dengan partai tersebut dan bukanlah partai ecek-ecek. Tapi karena merasa ada preference, merasa cocok mereka pun bergabung," ungkapnya. 

Salah satu yang telah dilakukan yakni dengan kegiatan 'GELORA DIGIFEST 2020' sebagai upaya Gelora sebagai partai digital yang mengusung budaya baru digitalisasi. Hal ini sebagai kesigapan Partai Gelora Indonesia dalam merespons perubahan sosial yang progresif, sistemik dan destruktif akibat pandemik Covid-19.

"Kita tidak ada pilihan kecuali membangun budaya baru, meskipun bukan hal yang mudah. Nah, Gelora Digifest inilah respons Partai Gelora membangun budaya digital," tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA