Namun kali ini, Jokowi meminta kepada Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, hingga jajaran TNI-Polri untuk menggiatkan pemeriksaan sample secara massif.
"Kepada Ketua Gugus Tugas, Menteri Kesehatan, Polri dibantu TNI, agar yang pertama saya sampaikan tadi betul-betul diberikan perhatian," imbau Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan secara virtual, di Istana Bogor, Selasa (14/4).
Pengujian sample spesimen yang dimaksud Jokowi adalah pemeriksaan dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction). Melalui pemeriksaan ini, seseorang bisa mengetahui secara pasti apakah dirinya terjangkit virus corona atau tidak.
Oleh karena itu, Jokowi meminta agar seluruh pihak yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan sample yang massif dan juga agresif. Selain itu, Jokowi juga isolasi mandiri yang diimbau untuk masyarakat juga ditingkatkan.
Tingkat pengujian sample yang massif harus dilakukan, dengan pelacakan yang agresif, serta diikuti isolasi yang ketat," demikian Jokowi.
BERITA TERKAIT: