Kemenlu Gandeng Muhammadiyah Dan NU Tangani WNI Di Negara-negara Terdampak Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 07 April 2020, 15:38 WIB
Kemenlu Gandeng Muhammadiyah Dan NU Tangani WNI Di Negara-negara Terdampak Covid-19
Retno Marsudi/Net
rmol news logo Kementerian Luar Negeri akan menggandeng ormas-ormas Islam yang memiliki jejaring luar negeri seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) untuk menangani warga negara Indonesia (WNI) di negara-negara terdampak Covid-19.

Penanganan WNI ini salah satunya dengan penyaluran bantuan berupa kebutuhan pokok serta perlindungan mereka dari wabah virus corona.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat rapat kerja bersama Komisi I DPR RI melalui telekonferensi, Selasa (7/4).

"Mengenai masalah bantuan sembako, kami akan memperluas tentunya. Karena ini adalah gradual, memperluas Batman kita dengan ormas-ormas. Beberapa diantaranya adalah NU Muhammadiyah," ujar Retno Marsudi.

Dia menjelaskan, kenapa Kemenlu menggandeng ormas-ormas besar di Indonesia itu, antara lain untuk mempermudah Kemenlu menyalurkan bantuan dan perlindungan terhadap WNI di negara-negara terdampak Covid-19 dan aturan negara setempat.

"Kita akan menjalin kerjasama dengan ormas ormas karena mereka inilah yang memiliki hubungan dengan KJRI-KJRI untuk memberikan sembako kepada yang membutuhkan dan orang-orang yang sangat berdampak terhadap aturan tersebut," jelasnya.

Sekadar informasi, Kemenlu telah merealokasi anggaran sekitar Rp 100 miliar untuk penanganan WNI yang berada di luar negeri. Terutama mereka yang berada di negara-negara terdampak Covid-19. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA