Sebab menurut Jokowi, inflasi di pemerintahannya sudah berhasil ditekan lebih rendah dari lima tahun sebelumnya.
"Ini yang sudah kita jaga 5 tahun. Berpuluh tahun inflasi di atas delapan, di atas sembilan (persen). Kita sudah bisa menjaga pada posisi kurang lebih 3 persen selama 5 tahun ini, jangan sampai terganggu gara-gara hal seperti ini (virus corona)," kata Presiden Jokowi saat menggelar Rapat Kerja bersama dengan Kementerian Perdagangan 2020 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
Dalam kesempatan tersebut, ia meminta kepada jajaran menterinya untuk menggodok terobosan, khususnya berkaitan aturan impor.
"Kecepatan kita sangat dibutuhkan sekali. Aturan yang selama ini ada, tolong dalam raker dibicarakan. Harus ada relaksasi impor baik tarif maupun nontarif," tegasnya.
"Prosedur impor, surat keterangan asal, izin-izin yang ada relaksasi semua. Berikan kelonggaran. Saya kira kemarin BI kasih relaksasi yang memberikan dampak kepada penguatan rupiah, penguatan IHSG. OJK juga kasih kelonggaran. Saya harap kementerian melakukan ini," tandasnya.
BERITA TERKAIT: