Bila ingin mengambil hati Presiden Joko Widodo, gunakanlah isu lain yang lebih produktif dan bermanfaat untuk negeri.
Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/11).
"Tidak ada yang salah dengan dua periode. SBY juga dua periode enggak apa-apa. SBY yang dua periode membuat Jokowi bisa mulus jadi Presiden," kata pria yang populer disapa Hensat, Rabu (27/11).
Founder lembaga survei KedaiKOPI ini juga mengingatkan Bamsoet jangan karena usahanya sedang mengambil hati kepala negara untuk mencar Golkar 1, tetapi jadi menjerumuskan Jokowi.
"Pak SBY dan Pak Jokowi ini contoh orang baik, saya yakin Pak Jokowi menolak usaha ambil hati MPR (Bambang Soesatyo) dengan mengusulkan penambahan masa jabatan Presiden," jelasnya.
"Indonesia tidak pernah kehabisan pemimpin, selesai dua periode maka akan muncul anak bangsa lain yang pimpin Indonesia lagi," tandas Hensat.
Saat menyambut jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Rabu (20/11), politisi Golkar Bamsoet melempar wacana mengejutkan yakni masa jabatan presiden bisa diperpanjang.
"Mungkin perlu juga pemilihan presiden diamendemen, misalnya masa jabatan bisa dilakukan untuk tiga periode," ungkap Bamsoet.
Selanjutnya, Bamsoet kembali melontarkan pernyataan terbaru yang menyebut wacana masa jabatan presiden tiga periode merupakan kehendak dari masyarakat.
BERITA TERKAIT: