Menurut Edhy, kebijakan pemberantasan
illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing yang telah diterapkan KKP selama ini sudah sangat baik.
Kendati begitu, menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, KKP memiliki pekerjaan rumah (PR) yang besar untuk memastikan wilayah perairan Indonesia bisa bebas dari kapal asing. Di antaranya dengan memperkuat pengawasan internal.
“PSDKP kita punya 38 kapal. Tapi apakah 38 kapal kita itu punya kekuatan untuk mengejar (pelaku illegal fishing)? Jangan-jangan kekuatan kapal kita hanya 20
knot, ternyata musuh lebih dari itu," ucap Edhy.
"Ini juga tidak bisa dilakukan sendiri. Harus sinergi dengan semua pihak terkait,†imbuhnya saat menyambangi dua pelabuhan di Jakarta, Senin (28/10).
Pemberantasan
illegal fishing memang menjadi salah satu program prioritas Menteri KKP, Edhy Prabowo. Bahkan, kini persoalan IUU sudah coba diangkat KKP ke ranah global.
Seperti yang disampaikan Dirjen Perikanan Tangkap KKP, M Zulficar Mochtar, dalam KTT tentang Keselamatan Kapal Perikanan dan IUU Fishing di Malaga, Spanyol, beberapa waktu lalu. Indonesia menyatakan telah menerapkan aturan tegas dalam upaya memberantas
IUU Fishing di wilayah kedaulatan mereka.