Menurut Ketua DPD Gerindra ini, PKS harusnya lebih agresif dalam menyerahkan nama Cawagub DKI. Mengingat Partai Gerindra yang juga merupakan partai pengusung Cagub DKI ini telah menyerahkan kursi Cawagub kepada PKS.
Namun sejauh ini PKS berkilah proses pemilihan Cawagub masih terganjal Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab).
"Iya tunggu Rapimgab, tapi itu kan harus ada komunikasinya. Kalau duduk-duduk saja ya mana bisa," sindir Taufik saat saat ditemui di Binakarna Room, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (24/10).
"Kalau mobil Anda mogok, kan Anda harus cari penyebabnya. Jangan Anda dorong-dorong terus. Tidak jalan itu mobil. Apakah bensin habis atau apanya, atau apinya yang tidak bagus," sambungnya.
Sejauh ini hak kursi Cawagub DKI dipegang PKS selaku partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI 2017.
Dua nama telah diusulkan, yaitu Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto dan mantan Wakil Walikota Bekasi yang telah terpilih menjadi anggota DPR RI, Ahmad Syaikhu.
BERITA TERKAIT: