Ketidakharmonis kedua tokoh itu bermula saat pelantikan pimpinan DPR periode 2019-2024 Selasa 91/10) lalu itu, Mega tidak mengindahkan Paloh. Bahkan Mega melewati Paloh tanpa bersalaman.
Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyebut ketegangan Mega Paloh tidka akan berdampak keluarnya Nasdem dari koalisi. Menurut Adi, Megawati dan Aploh adalah teman lama, sehingga sikap tidak acuh Mega hanyalah bersifat sesaat saja.
"Surya Paloh sama Mega itu kan teman lama, biasalah hubungannya kadang
up and down, turun naik tergantung perkembangan dan situasi politik. Nanti akan kembali cair, akur lagi," kata Adi kepada
Kantor Beirta Politik RMOL, Jumat (4/10).
Pengajar di UIN Syarif Hidayatullah itu menjelaskan, ketegangan Mega dan Paloh berawal dari dua pertemuan diantara di Teuku Umar Megawati menjamu Prabowo, di saat yang sama Surya Paloh mengundang Anies Baswedan. Bahkan saat itu, Paloh kerap bertemu 4 petinggi partai koalisi Jokowi.
Adi menyebutkan, dinamika politik di Indonesia tidak mudah ditebak. Namun demikian, politik pertemanan yang sudah dibangun oleh kalangan elite akan sangat membantu proses mencairkan suasana politik.
"Ini kan awalnya cuma beda pendapat saja, Mega ingin Gerindra merapat ke Jokowi, sedangkan Paloh sejak awal ingin yang kalah jadi oposisi. beda pendapat biasa saja," tandasnya.
BERITA TERKAIT: