Jokowi Harus Pede Pilih Menteri, Kan Tidak Mikir Pilpres Lagi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 11 Juli 2019, 04:37 WIB
Jokowi Harus <i>Pede</i> Pilih Menteri, <i>Kan</i> Tidak Mikir Pilpres Lagi
Jokowi/Net
rmol news logo Kursi menteri menjadi topik yang hangat diperbincangkan publik setelah Joko Widodo dan Maruf Amin resmi ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Partai pendukung hingga partai di luar koalisi mulai bermanuver untuk bisa mendapatkan jatah kursi dari Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, pakar hukum tata negara, Refly Harun memberi wejangan. Dia mengingatkan kepada Jokowi untuk yakin dengan referensi yang dimiliki dalam menentukan para pembantu di periode keduanya.

Susunan kabinet di periode kedua pantang lebih buruk ketimbang periode sebelumnya. Agar lebih fokus bekerja, Jokowi juga harus memikirkan agar menteri yang dipilih benar-benar kompeten sehingga tidak dirombak di kemudian hari.

Mantan walikota Solo itu juga harus percaya diri dengan penilaian sendiri. Apalagi, Jokowi sudah tidak memikirkan untuk kembali terpilih di pilpres mendatang.

“Jokowi harus lebih nothing to loose. Toh tidak mikir lagi reelection,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (10/7).

Dalam hal ini, Refly juga meminta Jokowi tidak memilih menteri yang berpotensi dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jangan terulang ada menteri yang diangkat kemudian jadi koruptor, padahal awam tahu track record-nya sebelum jadi menteri,” pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA