“Saya menghaturkan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono,†kata Tito kepada wartawan, Sabtu (1/6).
Dia yakin Ani Yudhoyono akan mendapat terbaik di sisi Allah SWT. Apalagi, wanita yang tutup usia 67 tahun itu meninggal di bulan Ramadan.
“Beliau meninggal di bulan suci Ramadan, insyallah husnul khotimah,†tambahnya.
Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir di National University Hospital, Singapura, Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu setempat.
Selama tiga bulan terakhir, kondisi Ani Yudhoyono harus menjalani perawatan di ruang karantina khusus untuk menghindari infeksi virus dan bakteri yang berpotensi mengganggu proses pengobatan yang sedang dilakukan.
Ani Yudhoyono dirawat di NUH Singapura sejak Februari lalu karena menderita kanker darah.