
Hasil rekomendasi Ijtima Ulama III memperkuat tekad barisan pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno untuk mendorong pembentukan tim pencari fakta (TPF) dan panitia khusus (Pansus) kecurangan pemilu.
Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Arief Poyuono menegaskan, semua jalan termasuk TPF dan Pansus tetap akan ditempuh sekalipun Ijtima Ulama III sudah meminta Joko Widodo-Maruf Amin didiskualifikasi.
"Jadi semua harus jalan ya. Kita harus mengcover ini semua, TPF juga harus kita bentuk, Pansus juga harus kita bentuk," tegasnya kepada wartawan, Kamis (2/5).
Pembentukan TPF dan Pansus menurutnya perlu untuk membongkar berbagai kecurangan Pemilu 2019 yang diduga terjadi begitu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
"Supaya membuktikan kecurangannya lebih afdal," pungkasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: