Di hadapan ribuan pendukungnya itu, Prabowo mengawali pidato dengan menyampaikan rasa terima kasih kepada sejumlah partai yang turut mendukungnya. Di antaranya kepada PPP.
Adapun di deretan kursi VIP turut hadir Ketua Umum PPP Humphrey Djemat. Bagi Prabowo, PPP yang dipimpin Humphrey merupakan PPP yang benar-benar setia pada rakyat.
“PPP yang setia pada umat, kebenaran, dan keadilan. PPP yang berani,†tegasnya.
Tidak hanya PPP, Partai Golkar yang pada Pilpres 2019 merupakan pengusung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin turut disebut oleh Prabowo.
“Terima kasih Golkar, yang menegakkan kebenaran dan keadilan,†kata Prabowo.
Tiga orang laki-laki dan seorang perempuan berpakaian kuning seketika menghampiri Prabowo di tengah panggung. Mereka menyalami Prabowo dan kembali ke tempat duduk masing-masing.
Ucapan terima kasih Prabowo tidak cukup sampai di situ. Dia juga berterima kasih kepada Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan para simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
“Terima kasih GNPF, 212, terima kasih HTI. Mereka mau nuduh kalian radikal. Saya katakan kalian tidak radikal,†tegas mantan Danjen Kopassus itu.
Menurutnya, tidak elok mempertentangkan antara kelompok Islam dan nasionalisme. Sebab, tokoh-tokoh Islam turut melahirkan Pancasila yang menjadi ideologi di negeri ini.
BERITA TERKAIT: