Kekhawatiran itulah yang dianggap menjadi salah satu alasan Amien Rais kerap menggaungkan
people power jika pasangan Prabowo-Sandi dicurangi.
"Ini salah satu bukti mengapa Pak Amien sampai berbicara keras soal
people power," kata Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dradjad Wibowo kepada wartawan, Senin (1/4).
Dradjad menjelaskan, selain dugaan ketidaknetralan oknum Polri, belakangan ini banyak perilaku sewenang-wenang dan penyalahgunaan kekuasaan untuk memenangkan calon tertentu.
"Itu dilakukan oleh oknum dari menteri hingga kepala desa. Saking masifnya, jangan-jangan penggunaan kata oknum malah keliru," jelasnya.
Bukan tanpa alasan. Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini makin yakin adanya praktik kesewenang-wenangan di tubuh penguasa.
Hal itu diperkuat dengan adanya temuan kasus hukum yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini.
"Lihat saja praktik politik uang dan politik bingkisan. Syukurlah KPK berhasil menangkap tangan politisi yang korupsi untuk membiayai serangan fajar. Itu pun hanya puncak gunung es saja," sindirnya.
Ditambah dengan adanya aroma ketidakadilan oknum aparat hukum yang ia rasakan dalam penindakan suatu kasus.
"Pisaunya super tajam ke satu sisi, super tumpul ke sisi lain," sesalnya.
BERITA TERKAIT: