“Benar tadi malam Kapolres
Garut mendatangi Propam Polri untuk mengklarifikasi pernyataan yang
berkembang,†kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo kepada
wartawan, Senin (1/4).
Dalam pemeriksaan, Budi membantah semua perkataan Sulman. Tak hanya Budi, Sulman juga turut diperiksa atas perkara ini.
“Sesuai pernyataan Kapolres, kabar itu tidak benar. Kami juga sudah memanggil Kapolseknya,†ungkapnya.
Trunoyudo menyampaikan, saat ini AKP Sulman Aziz masih aktif sebagai anggota kepolisian yang bertugas di divisi pengawasan.
“Dia ada di divisi pengawasan kalau ada polisi nakal. Itu orang-orang kepercayaan di situ,†jelas Trunoyudo.
Sebelumnya,
Sulman merasa ganjil dengan mutasi yang diterimanya pada Kamis (28/3)
lalu. Saat itu, dia resmi melepas jabatan sebagai Kapolsek Pasirwangi
dan berpindah tugas ke Polda Jawa Barat sebagai Kanit Seksi Pelanggaran
Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas.
Sulman juga meyakini bahwa
mutasinya tersebut diduga kuat berhubungan dengan sikap tegasnya menolak
perintah Kapolres Garut melakukan penggalangan dukungan untuk pasangan
capres-cawapres nomor urut 01.
Ia menyebut perintah itu secara
langsung disampaikan Kapolres dalam forum rapat di Mapolres Garut pada
Februari lalu, sebelum kegiatan deklarasi di Pasirwangi.
â€Ada
ancaman juga, kalau paslon itu (01) kalah di wilayah Polsek
masing-masing, maka Kapolsek akan dimutasikan atau dikotakkan,†ucapnya
di Kantor Lokataru, Jakarta, Minggu (31/3).
BERITA TERKAIT: