Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan selama ini Indonesia sangat dihargai di mata Internasional.
"Peran diplomasi Indonesia 4 tahun terakhir diapresiasi dan dihargai masyarakat Internasional," ungkap pria yang akrab disapa Tata ini melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (31/3).
Terlebih dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia telah mampu menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB).
"Terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB adalah salah satu bentuk pengakuan peran dan kontribusi diplomasi Indonesia selama ini," tuturnya.
Tata juga menyampaikan beberapa pencapaian diplomasi Indonesia dalam turun tangan di setiap negara konflik, khususnya memperjuangkan umat muslim.
"Beberapa peran dan kontribusi diplomasi Indonesia dalam 4 tahun terakhir yang diapresiasi dan dihargai dunia dapat dilihat dari antara lain, peran Indonesia untuk isu Rakhine State Myanmar, peran Indonesia memperjuangkan kemerdekaan dan membantu rakyat Palestina," tuturnya.
"Peran Indonesia dalam upaya mendukung perdamaian di Afghanistan, peran Indonesia dalam mengembangkan konsep Indopasifik, sehingga ASEAN memiliki konsep bersama INDOPASIFIK yang mengedepankan kerja sama untuk menjaga perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan kawasan," lanjutnya.
Selain itu juga peran Indonesia dalam melindungi pekerja migran di ASEAN dan peran Indonesia dalam kerja sama sub-regional untuk menanggulangi foreign terrorist fighters di kawasan.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google