Kasus Romi Berdampak Kepada Kekuatan Partai Politik Berbasis Islam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 22 Maret 2019, 09:40 WIB
Kasus Romi Berdampak Kepada Kekuatan Partai Politik Berbasis Islam
Romahurmuziy (kiri)/Net
rmol news logo . Kasus dugaan suap yang menjerat kader PPP, Romahurmuziy alias Romi selain akan berdampak signifikan pada kekuatan politik dan penurunan suara, khususnya pada partai berbasis Islam.

"Kasus OTT Romi tentu mendegradasi kekuatan Islam politik," ujar peneliti Parameter Politik Indonesia, Ali Thaufan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/3).

Romi yang juga Anggota Komisi XI DPR RI terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.

Dampak besar tersebut, jelas Ali, tidak lepas dari PPP yang memposisikan dirinya sebagai partai Islam. Bahkan, anggaran dasar organisasi pun dibuat dengan dasar Keislaman.

Akibatnya, dikatakan Ali, efek penurunan suara pada Pemilu, tidak hanya akan dialami PPP, tapi bisa menyentuh partai politik yang dikenal berbasis Islam lainnya.

"Saya yakin, hal seperti ini bisa mengakibatkan migrasi pemilih muslim dari partai-partai Islam ke partai nasionalis," demikian Ali. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA