Salah satunya kritik JK terhadap program petahana jika terpilih lagi akan menggaji para pengangguran lulusan SMA/SMK melalui kartu Pra Kerja.
"Pak JK itu bukan memberi back-up kepada kita," ujar Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Irfan Yusuf kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/3).
Sebelumnya mantan ketua umum Partai Golkar itu bahkan mengamini pidato Prabowo soal adanya kebocoran anggaran, termasuk dalam kepemilikan lahan konsensi yang disindir Jokowi.
Justru sebaliknya, ia tak heran mengingat jam terbang JK sebagai politisi senior.
"Beliau
kan orang lapangan, artinya praktisi. Jadi kalau nggak benar dibilang nggak benar, kalau bocor ya dibilang bocor," tukasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.