"Percuma kita mengomentari perlakuan para pejabat negara kita dalam demokrasi ini," ujar Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/2).
Nasir saat menghadiri Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-24 di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, mengajak mahasiswa untuk menggunakan hak pilih dengan baik jangan sampai golput.
"Karena itu, silakan anda memilih dengan nurani saudara. Oleh karena itu, dalam hal ini jangan sampai dicoblos dua. Dicoblos dua, batal itu namanya nanti ya. Dicoblos hanya satu saja. Satu saja, jangan coblos dua. Satu saja supaya benar," kata Nasir.
Sekalipun jelas itu ajakan kampanye, kata Ferdinand, selama mendukung petahana maka UU Pemilu tidak akan menyentuh pejabat negara.
"Ini sekarang demokrasi yang curang dan penuh kecurangan, karena pejabat boleh bebas mendukung capres 01 dan tidak ditindak," tukasnya.
[rus]