Bawaslu Usulkan Pendukung Paslon Dikurangi Saat Debat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Kamis, 21 Februari 2019, 18:23 WIB
Bawaslu Usulkan Pendukung Paslon Dikurangi Saat Debat
rmol news logo . Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengusulkan ke depan pendukung pasangan capres dan cawapres untuk dikurangi saat memasuki arena debat Pilpres. Alasannya untuk menjaga konsentrasi.

"Kehadiran pendukung kalau menganggu itu lebih baik dikurangi, itu usulan kami," ujar Komisioner Bawaslu, Rahmad Bagja di Media Center DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/2).

Bagja menyebutkan pengurangan itu sampai saat ini masih sebatas wacana yang akan terus dibicarakan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurutnya, Bawaslu pada dasarnya tidak ingin mengurangi hak pendukung yang merupakan masyarakat pemilih untuk mendukung jagoannya.

"Debat presiden yang menonton kan masyarakat, kehadiran pendukung tergantung dari kesepakatan penyelenggara dengan pasangan calon masing-masing," jelasnya.

Soal gambaran pengurangan pendukung itu, Bagja mengusulkan setiap paslon hanya membawa maksimal 75 orang ke dalam ruangan debat.

"Kemarin pembahasan di pleno itu antara 50 sampai 75 orang per masing-masing pendukung, maksimal itu," tukasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA