Stanley: Memori Buruk Pemilu 2014 Bermunculan Di Pemilu 2019

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Kamis, 07 Februari 2019, 09:45 WIB
Stanley: Memori Buruk Pemilu 2014 Bermunculan Di Pemilu 2019
Yosep Adi Prasetyo/RMOL
rmol news logo Media massa dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 ibarat dua mata pisau bagi masyarakat pembacanya.

Begitu dikatakan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo dalam workshop Peliputan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019 di Four Point Hotel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/2).

Seminar tersebut menjadi salah satu rangkaian acara Hari Pers Nasional Jawa Timur 2019di Surabaya.

"Media dalam Pemilu ini bisa memperkeruh atau menjernihkan dan mengajak masyarakat dalam mengenal calon wakil rayatnya," ujar Yosep.

Stanley, begitu dia akrab disapa, menyatakan, dalam menghadapi Pemilu 2019, ada beberapa catatan-catatan hitam yang muncul pada Pemilu 2014.

"Memori buruk Pemilu 2014 seperti ada aksi kampanye hitam, ada media semacam Obor Rakyat, isu SARA dan dimainkannya politik identitasnya," paparnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA