Bahaya Jika Pejabat Publik Anggap Uang Negara Milik Penguasa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 01 Februari 2019, 05:35 WIB
Bahaya Jika Pejabat Publik Anggap Uang Negara Milik Penguasa
Dahnil Anzar Simanjuntak/Net
rmol news logo Pertanyaan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada aparatur sipil negara di lingkungan kementeriannya terus menuai kritik. Dalam hal ini, Menteri Rudi menanyakan asal gaji ASN.

Baca: Ingatkan Menkominfo, Mantan Kasum TNI: Yang Gaji ASN Negara, Bukan Presiden

Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai apa yang dilakukan Menteri Rudi berbahaya.

Sebab, dia seolah menanggap uang negara yang diberikan untuk menggaji ASN merupakan milik pemerintah yang berkuasa.

“Bahaya sekali ketika pejabat publik membangun perspektif uang negara yang berasal dari rakyat itu adalah uang penguasa,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (31/1).

Selain berbahaya, Dahnil juga menilai pertanyaan Menkominfo itu intimidatif. Dalam pertanyaan itu, Rudi hanya memberi dua pilihan, yaitu pemerintah atau pihak lain. Sementara nadanya saat bertanya cenderung meninggi.

“Sehingga mengintimidasi ASN dengan pertanyaan yang intimidatif dan cenderung menghina nalar sehat,” pungkas mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA