Di Era Gus Dur, Utang Dibayar Hutan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 01 Februari 2019, 03:25 WIB
Di Era Gus Dur, Utang Dibayar Hutan
Rizal Ramli/Net
rmol news logo Ekonom senior DR Rizal Ramli dikenal dengan gaya berpikirnya yang out of the box. Beragam masalah bisa dipecahkan dengan cara-cara di luar kelaziman banyak orang.

Pada acara Halaqoh Ekonomi bertajuk “Membedah Konsep Ekonomi Gus Dur”, Rizal Ramli cara pemerintahan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid dalam membayar utang.

Menko Perekonomian era Gus Dur itu mengaku pernah membayar utang negara dengan hutan yang ada di Indonesia.

“Di era Gus Dur, utang dibayar hutan,” ujarnya dalam acara yang digelar di Hotel Atria Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang, Kamis (31/1).

Saat itu, tim ekonomi Gus Dur cerdik dalam melihat kondisi global, di mana negara-negara di dunia sedang ramai bersuara tentang dampak perubahan iklim.

Rizal memanfaatkan peluang itu dengan menawarkan kepada Jerman untuk membayar utang Indonesia. Sebagai kompensasinya, Indonesia melakukan konservasi hutan.

"Waktu itu, Jerman ramai terus, kamu punya hutan dipotong terus, kita perlu oksigen. Saya kemudian ngomong, ya kamu bantu bayar utang Indonesia, diganti dengan konservasi. Mereka mau," urai pria yang akrab disapa RR.

Menurutnya, langkah-langkah out of the box itu masih bisa dipakai oleh pemerintahan mendatang. Terlebih dampak pemanasan global masih dikeluhkan negara-negara Eropa.

Pemerintah, sambunngnya, bisa mengolah hutan-hutan yang rusak di wilayah Kalimantan dan ditawarkan kepada negara-negara yang peduli lingkungan.

Terpenting, konsep ekonomi yang diusung mengedepankan kepada keberpihakkan kepada rakyat.

“Ekonomi konstitusi sangat dipegang teguh. Siapapun presidennya, kalau menteri pro neo liberalisme akan sulit menjalankannya," pungkasnya seperti dikutip RMOLJatim. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA