Umat Konghucu Merasa Dianaktirikan, Tokoh Tionghoa: Kamsia Jokowi Satu Periode Saja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 28 Januari 2019, 11:55 WIB
Umat Konghucu Merasa Dianaktirikan, Tokoh Tionghoa: Kamsia Jokowi Satu Periode Saja
Lieus Sungkharisma/Net
rmol news logo Para penganut Konghucu di Indonesia merasa telah didiskriminasi.

Sejak Presiden Jokowi memimpin republik ini, Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) yang merupakan representasi lembaga keagamaan Khonghucu di Indonesia, mencatat belum pernah sekalipun mantan gubernur DKI Jakarta itu menghadiri perayaan Imlek Nasional.

Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma tidak heran menanggapi hal itu.  

"Pak Jokowi tidak pernah hadir bukan hanya pada perayaan imlek, perayaan hari besar umat agama lain juga gitu," kata Lieus saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/1).

Lieus menyarankan umat Konghucu tidak usah terlalu berharap banyak kepada Jokowi bisa bertindak adil.

"Sudahlah, Jokowi memang begitu. Sudah saatnya katakan kamsia Jokowi satu periode saja," tutup Lieus. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA