Demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir melalui keterangannya, Sabtu (26/1).
"Indonesia mengikuti dari dekat dan prihatin dengan perkembangan situasi di Venezuela," kata pria yang akrab disapa Tata itu.
Dia mengatakan, sebaiknya seluruh pihak menahan diri agar tidak memperburuk kondisi atas krisis Venezuela yang diwarnai upaya kudeta militer.
"Kita menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan yang dapat memperburuk situasi," ujar Tata.
Pemerintah Indonesia sendiri memastikan tidak ikut campur dalam polemik yang terjadi di Venezuela. Namun sebaiknya Venezuela dapat melakukan langkah politik secara demokratis dan mendengarkan suara rakyatnya.
"Dengan tetap menghormati kedaulatan dan tanpa bermaksud untuk mencampuri urusan dalam negeri Venezuela, penting agar suara rakyat Venezuela untuk didengarkan. Oleh karena itu, perlu segera dilakukan proses politik yang demokratis, transparan dan kredibel," papar Tata.
[wah]