Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi menilai, keinginan itu merupakan salah satu strategi BPN Prabowo-Sandi untuk mengurangi defisit suara di Jateng.
"Karena dalam pandangan saya pertarungan perolehan suara justru di Jawa Timur lah kunci kemenangannya," katanya saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/1).
Pulau Jawa merupakan kunci kemenangan. Nah, jika selisih suara di Jateng diperkecil, dan Jatim bisa dimenangkan, maka menurut dia, pasangan nomor urut 02 akan bisa memenangkan Pilpres 2019.
Tapi masih dengan catatan, yaitu di Jawa Barat, Prabowo-Sandi kembali meraih kemenangan sebagaimana Pemilu tahun 2014.
"Iya (Prabowo-Sandi bisa menangkan Pilpres), jika Jateng selisihnya hanya 3 juta, maka Prabowo-Sandi bisa menang dengan menggenjot suara dari Jabar dan Jatim," pungkas Bin yang juga pengamat politik ini.
[rus]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: