Pemerintah Harus Tegas Sikapi Kekerasan Di Xinjiang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Sabtu, 22 Desember 2018, 01:56 WIB
Pemerintah Harus Tegas Sikapi Kekerasan Di Xinjiang
Aboe Bakar Al Habsyi/Net
rmol news logo Indonesia harus terlibat aktif dalam menyelesaiakan kasus kekerasan dan intimidasi yang menimpa masyarakat etnis muslim Uighur di Xinjiang, Tiongkok.

Terlebih, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah meminta pemerintah Tiongkok menutup kamp pendidikan ulang karena dinilai melanggar hak asasi manusia terhadap muslim Uighur.

Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsyi mendesak pemerintah Indonesia segera menyatakan sikap tegas dalam kasus ini.

"Pada konteks kasus Uighur kita harus bersikap secara tegas, hal ini untuk membuktikan bahwa kita konsisten dengan politik luar negeri yang bebas aktif dan kita memiliki kedaulatan sikap di dunia internasional," tegas Aboe Bakar, dalam keterangannya, Jumat (21/12).

Ditambahkan Aboe Bakar, konstitusi Indonesia secara gamblang menggariskan bahwa Indonesia menganut sistim politik luar negeri bebas aktif.

"Karenanya sikap politik luar negeri kita tidak boleh berada di balik bayang-bayang negara lain, apapun alasannya," pungkas politisi PKS itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA