"PKB agak susah masuk tiga besar, basis datanya apa. Menurut saya agak spekulatif. Pak Jokowi hanya untuk menghibur saja," ujar pengamat politik dari UIN Syarief Hidayatullah Adi Prayitno saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/12).
Menurutnya, posisi Partai Golkar dinilai tidak akan disalip oleh PKB, mengingat PKB tidak punya tokoh sentral yang bisa menaikkan tingkat elektoral.
"Kalau Golkar dia punya turbulensi politik yang jelas, rekam jejak dan sejarah. Kalau PKB kan tidak ada," kata Adi.
Adapun, posisi Ma'ruf Amin bukanlah bagian dari PKB, sekalipun sebagai calon wapres dinilai tidak signifikan mengangkat elektabilitas Jokowi.
"Ma'ruf amin tak bisa diklaim PKB. Jangankan PKB, Ma'ruf tak bisa berikan efek apapun ke Jokowi, suara Jokowi stagnan,: demikian Adi.
[wah]
BERITA TERKAIT: