Namun, ia mengimbau kepada seluruh pihak, khususnya peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 untuk saling menghargai satu sama lainnya.
"Sekali lagi saya mengajak, mari Pemilu ini kita jadikan Pemilu damai, Pemilu yang bersahabat, Pemilu yang menggembirakan, 'frendly kompetisi'. Ini kan saudara sendiri, kita sudah sepakat NKRI ya kita satu saudara, saling menghormati, saling menghargai," ujar Zulhas, akrab disapa, kepada wartawan di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin, (17/12).
Zulhas mengajak, menjelang Pilpres 2019, memaknai kontestasi sebagai sesuatu yang penuh kedamaian.
"Nah, nanti perbedaan-perbedaan itu ada yang mau lanjut, ada yang mau berubah, selesaikan di kotak suara 17 April," kata Zuhas.
Ia juga meminta tidak saling menebar teror bernada kebencian. Sebab, kontestasi Pilpres 2019 adalah kompetisi antar sesama anak bangsa.
"Ya siapapun yang menang nanti kita ucapkan selamat, kan enak begitu. Jangan menyebar-nyebar kebencian, toh saudara sendiri, kita bukan lawan Belanda ya, kita ini antar kita, milih DPR, MPR, milih gubernur, bupati, walikota, antarsaudara sendiri," pungkas ketua MPR ini.
[wid]
BERITA TERKAIT: