Mereka datang dari Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat dengan menggunakan empat bus dan satu buah mobil komando. Setidaknya ada dua bus berukuran besar dan dua bus berukuran sedang. Mereka tiba sekira pukul 12.10 WIB.
Kedatangan mereka adalah menuntut Kejaksaan Agung untuk segera melakukan eksekusi penyitaan atas aset-aset yang dimiliki oleh keluarga dari penguasa orde baru, Soeharto. Salah satunya yakni Gedung Granadi yang merupakan milik Yayasan Super Semar.
"Sita aset-aset Orba dan kroni-kroninya," begitu teriakan mereka dan tulisan yang terpampang di poster-poster yang mereka bawa.
Tidak hanya itu, mereka juga menuntut Kejaksaan Agung untuk melakukan hal yang sama terhadap semua harta akibat dugaan korupsi yang dilakukan oleh keluarga Soeharto dan juga kroni-kroninya.
"Semua warga negara harus taat hukum. Kejaksaan Agung sudah mengeluarkan putusan penyitaan," teriak salah satu orator dari atas mobil komando.
Selain massa Komite Penyelamat Asset Negara, ada pula puluhan massa berbeda yang tergabung dalam Pencinta HM Soeharto. Mereka nampak tengah berjaga di dalam gedung yang didominasi warna putih dan hijau itu.
Sementara sekitar satu peleton pasukan dari pihak Polda Metro Jaya berjaga-jaga di depan Gedung Granadi.
[rus]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: