Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengritisi Sandi Uno terkait penafsiran harga itu. Menurut Hasto, Sandi cs dalam lontarannya ke publik hanya dengan cara mereduksi ukuran serta harga komoditas.
"Ini Pak Sandi kok pintar sekali menafsirkan harga. Harga nasi goreng Rp 50 ribu bisa dipakai untuk belanja," katanya dalam acara Bimbingan Teknik (Bimtek) Caleg PDIP di Hotel Grand Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Jumat (23/11).
Sandi memang kerap mengeluarkan pernyataan yang kemudian memantik kubu Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk menanggapi. Misalkan terkait "tempe setipis ATM" ataupun "Rp 100 ribu dapat apa?". Menurut dia, penafsiran Sandi semacam itu sesungguhnya salah besar. Makanya, dia meminta para calon anggota legislatif (Caleg) tidak mencontoh sikap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Karena pemimpin itu memerlukan tanggung jawab," tukasnya.
[lov]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: