Rhenald: Kalau Janji Buyback Indosat Terus Didesak Masyarakat Bakal Dirugikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 06 November 2018, 19:40 WIB
Rhenald: Kalau Janji Buyback Indosat Terus Didesak Masyarakat Bakal Dirugikan
Rhenald Kasali/RMOL
rmol news logo Menagih janji Presiden Joko Widodo yang akan mengambil alih Indosat dinilai bukan langkah yang tepat karena UU Persaingan Usaha mengatur hal itu.

Demikian disampaikan Pengamat Ekonomi Rhenald Kasali kepada Kantor Berita Politik RMOL di UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/11).

Menurut Rhenald sekarang ini bukanlah langkah yang tepat untuk menagih janji Jokowi saat debat Capres di pemilu 2014 lalu, sebab sejauh ini tingkat pertumbuhan ekonomi belum menyentuh 5 persen. Sementara janji tersebut dilontarkan jika Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen.

Ditambahkan Rhenald, jika desakan masyarakat tetap dilakukan untuk menagih janji Jokowi maka kenaikan harga akan dirasakan oleh masyarakat.

"Tapi kalo kita desak-desak agar janji segera berakhir itu harga pasti akan mahal dan masyarakat dirugikan," ujarnya.

Sebelumnya menagih janji buyback Indosat dilontarkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Ia mengatakan sudah hampir empat tahun janji buyback Indosat belum terlaksana oleh Jokowi. Bahkan Jokowi dinilai banyak gagal dalam mewujudkan janji kampanye di Pilpres 2014.

"Pengembalian Indosat harus ditanyakan kepada presiden. Ini salah satu janjinya pada 2004. Sekarang 2018 belum ada tanda-tanda Indosat akan kembali ke Indonesia," ungkap Fadli di kompleks DPR, Senayan, Kamis (27/9) lalu.  [nes]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA