Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir menjelaskan bahwa dalam kunjungan balasan ini pihaknya sengaja memberikan jamuan khusus, yaitu berupa dua jenis masakan.
“Kami sengaja hidangkan makan malam dua jenis, yakni liwet Solo dan Arab. Tapi Arab yang sudah dinusantarakan,†kelakar Haedar kepada wartawan kemudian disambut tawa.
Kata Nusantara identik dengan slogan yang diusung NU dalam berdakwah, yaitu Islam Nusantara. Sementara, Muhammadiyah memiliki tagline Islam Berkemajuan.
Sementara itu, Ketum PBNU Said Aqil Siradj mengaku terkejut dengan sambutan yang diberikan pihak PP Muhammadiyah.
“Di luar dugaan pertemuan tadi sangat hangat, penuh rasa kekeluargaan,†ujar Said.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas tentang komitmen dua ormas Islam terbesar tersebut dalam menghadapi tahun politik. Termasuk, menguatkan kembali kerjasama-kerjasama lain antar kedua ormas.
“NU dan Muhammadiyah berkewajiban menjaga ukhuwah islamiyah dan watoniah untuk mencegah disintegrasi bangsa,†tegasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: