Begitu yang disampaikan oleh Direktur Ekseskutif Lingkar Kajian Komunikasi dan Politik (LKKP) Adiyana Slamet dalam keteranganya, Jumat (12/10).
Menurutnya adanya isu buku merah seakan sebagai serangan asimetris untuk mengguncang stabilitas kemanan, politik nasional yang mengarah pada delegitimasi Kepolisian.
Ia juga menilai isu buku merah tersebut bakal terus dibangun untuk menghantam pemerintah.
"Ini bisa menjadi kegaduhan yang kemudian masyarakat menjadi korban," ujarnya.
Agar isu tersebut hilang dengan sedirinya, Adiyana menyarankan, agar Kapolri maupun KPK tetap harus fokus melaksanakan tugas masing-masing. Ia juga tak ingin serangan asimetris dari isu buku merah tersebut menyebabkan kedua institusi penegak hukum itu berbenturan dan kemudian ujungnya bisa menganggu stabilitas keamanan dalam negeri, stabilitas ,politik maupun ekonomi.
"Apalagi menjelang Pilpres dan Pileg dan mendatang, tahun politik yang akan menguras energy," ujarnya.
[nes]
BERITA TERKAIT: