"Hari ini ada peluncuran aplikasi baru yakni Safe Travel. Sudah dapat diakses. Gunanya untuk apa? Tentunya berikan prioritas keselamatan Warga Negara Indonesia yang ada di luar negeri," ujar Menlu Retno Marsudi saat peluncuran di Central Park, Jakarta, Sabtu (14/4).
Retno mengatakan cara kerja Safe Travel cepat dan teritengrasi langsung pada kedutaan di negara-negara setempat.
"Adalah intinya jika ada masalah warga negara Indonesia merasa tahu bagaimana dan kemana harus menyampaikan laporan mengenai kasus yang mereka hadapi, semua ada di Safe Travel," tambah Retno.
Dengan begitu, katanya, masyarakat dan pemerintah melalui kedubes dapat memantau secara langsung dan intens jika ada masalah. Adapun empat fitur yang ada di Safe Travel memudahkan para penggunanya.
Fitur pertama tentang prefensi, kedua dekteksi dini adanya bahaya, ketiga imidiate respon dari pihak kedubes, dan yang terakhir tombol darurat jika benar-benar segera dibutuhkan dan hanya dipencet saat darurat.
[dem]