"Jangan karena beda pilihan beda komitmen, kita jadikan hoax alat permusuhan," ujar Presidium Jaringan Muda Muslim Jayakarta, A. Latupuno dalam sebuah diskusi di bilangan Cikin, Jakarta Pusat, Minggu (8/4).
Menurutnya hoax dapat merusak demokrasi.
"Proses pemilihan pimpinan adalah hak demokrasi bagi seluruh umat bangsa Indonesia, namun cita-cita demokrasi jangan kita kotori dengan nilai-nilai hoax. Cita-cita demokrasi jangan kita adu domba dengan hoax, informasi-informasi yang tidak akademis. Informasi-informasi yang mengadu domba ini bisa merusak," paparnya.
Karenanya dia mengajak masyarakat untuk siap siaga dan solid nyatakan perang terhadap hoax.
"Saya ingin mengajak kita semua untuk sama-sama nyatakan perang terhadap hoax di pilkada 2018 dan pilpres 2019 nanti. Hoax adalah penyakit yang harus kita lawan, harus kita usir," tutupnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: