Kompetisi Baliho Cak Imin Dan Gus Romi Tidak Mencerdaskan Warga Medan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 07 April 2018, 18:21 WIB
Kompetisi Baliho Cak Imin Dan Gus Romi Tidak Mencerdaskan Warga Medan
Foto/RMOLSumut
rmol news logo Kota Medan menjadi salah satu sasaran baliho para elit politik nasional yang bernafsu menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Para elit tersebut Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Romahurmuziy (Gus Romi). Keduanya berlomba memasang baliho di beberapa titik di Medan, Sumatra Utara.

Di beberapa baliho mereka tidak segan membubuhkan kalimat "Calon Wakil Presiden". Namun yang disayangkan, keduanya tidak menuliskan program atau visi strategis untuk memimpin Indonesia.

Kontestasi baliho tersebut dinilai sebagai cerminan bahwa elit politik nasional tidak mencerdaskan warga Medan.  

"Kadar pengetahuan politik rakyat dan elitnya sama-sama rendah. Kedua belah pihak saling mengamini," kata pengamat politik yang juga merupakan akademisi UMSU Shohibul Anshor Siregar saat diwawancarai Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (7/4).

Shohibul pesimis, tidak ada yang dapat diperbuat untuk mengubah kebiasaan para elit nasional dalam menjajakan diri melalui baliho sebagai instrumen politik. Sebagai calon pemimpin seharusnya politisi tersebut memiliki tanggung jawab moral dalam memberi pendidikan politik kepada masyarakat.

"Ini karena elit merasa hal serupa, tidak ada moral obligation yang sakral," ujarnya. [nes]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA