Wasekjen PPP: Sukmawati Tidak Tepat Bandingkan Agama Dengan Budaya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 02 April 2018, 13:53 WIB
Wasekjen PPP: Sukmawati Tidak Tepat Bandingkan Agama Dengan Budaya
Achmad Baidhowi/RMOL
rmol news logo . Puisi Sukmawati Soekarnoputri yang berjudul "Ibu Indonesia" tidak sepantasnya membanding-bandingkan antara agama dengan kebudayaan.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidhowi di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/4).

"Karena agama dan budaya merupakan sesuatu yang tidak pantas dipertentangkan," ujar Awik sapaan akrab anggota Komisi II DPR ini.

Dia menilai sudah banyak contoh akulturasi budaya dengan Islam di Indonesia. Salah satu yang sampai saat ini masih terlihat bentuknya adalah pondok pesantren.

"Lahirnya pondok pesantren di beberapa wilayah nusantara itu tidak lepas dengan perpaduan budaya Islam dengan Jawa, waktu itu kan (Jawa) berbudaya Hindu," jelasnya.

Baca: Puisi Sukmawati Sudutkan Syariat Islam, Cadar dan Adzan

Selain itu, kata Awik, nilai agama bagi siapa pun khususnya Islam tentu berada dalam strata tertinggi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, tidak tepat jika keduanya dibanding-bandingkan.

"Bagi kami umat beragama tentu nilai agama itu lebih tinggi dan utama dibandingkan nilai kebudayaan," tukasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA